MEMBUKA CORELDRAW
CorelDRAW bukanlah sesuatu yang langsung ada di komputer anda, ketika anda baru saja
membelinya misalnya, atau setelah anda melakukan instalasi sebuah sistem operasi. Tentu
anda harus terlebih dahulu membeli software ini dan melakukan instalasi sebelum anda mulai
menggunakannya. CorelDRAW tersedia dalam paket bernama Corel Graphics Suite bersama
beberapa software grafis lain dari Corel yang saling melengkapi. Ukuran instalasinya antara
100-300 megabyte untuk seluruh paket tersebut. Corel Graphics Suite tersedia untuk sistem
operasi Windows dan Macintosh. Jika CorelDRAW telah terinstal, sangat mudah untuk
membukanya, tinggal menamukan lokasi grup software aplikasi pada computer anda. Contoh
untuk Windows adalah klik tombol ‘Start’ _ ‘All Programs’ _ ‘CorelDRAW Graphics Suite X7’ _
‘CorelDRAW X7’. Bagaimana jika versi CorelDRAW yang dimiliki berbeda? Temukan saja bagian
menu yang memuat kata Corel, kemudian cari shortcut untuk CorelDRAW di sana.
Setelah memberikan perintah untuk membuka CorelDRAW, mungkin saja akan muncul jendela
dengan pertanyaan atau pilihan, klik saja ‘New’, dan akan muncul antarmuka utama
CorelDRAW. CorelDRAW tidak mengalami perubahan radikal dari satu versi ke versi berikutnya,
sehingga informasi dalam modul ini masih dapat anda gunakan. Perbedaan yang ada adalah
kemampuan baru yang ditambahkan setiap kenaikan versi, yang biasanya ditunjukkan oleh
adanya tool baru pada toolbar atau menu baru, sehingga pada versi yang lebih lama dari X7,
beberapa bagian antarmuka belum ada.
4. Property Bar
Berfungsi menampilkan pilihan properti dari sebuah fungsi toolbox yang tengah dipakai. Pada kondisi default (tool yang terpilih adalah pick tool – panah putih, maka property bar akan berisi ukuran kertas bidang gambar, orientasi kertas, unit yang digunakan, dan sebagainya. Property bar akan selalu berubah tergantung dari tool yang kita pilih di toolbox.
5. Ruler Bar
6. Toolbox
Berisi pilihan tool dan mode menggambar. Klik pada sebuah ikon tool untuk menggunakannya, maka tombol ikon akan tampak seperti ditekan, dan tool tersebut siap kita gunakan pada bidang gambar. Kadang juga terdapat subtool yang dapat dimunculkan dengan menekan agak lama pada sebuah icon tool, kemudian klik pada sub tool yang tersedia. Isi Toolbox ditunjukkan pada halaman berikutnya
10. Penunjuk Halaman
11. Status Bar
Menunjukkan beberapa status penting dan event yang sedang terjadi, juga pada bagian
kanan menunjukkan warna fill dan line sebuah objek.
12. Object Properties
Menampilkan setting yang dapat dipilih dari sebuah objek. Biasanya yang terdapat di sini
adalah warna fill, warna garis, dan sebagainya untuk sebuah objek tertentu saja.
Tool Untuk Menggambar
Anda membutuhkan beberapa peralatan dasar untuk memudahkan anda menggambar.
Peralatan atau tool ini tersedia pada Toolbox di sebelah kiri antarmuka, dan secara sengaja
dikelompokkan pada bagian atas untuk mempermudah penggunanya mengingat dan
menjangkaunya. Tool harus diklik terlebih dahulu untuk menggunakannya. Tool dasar ini
diantaranya adalah:
Pick Tool
Memilih dan mengaktifkan obyek untuk melakukan manipulasi objek. Misalnya scaling,
rotating, skewing, resizing.
Shape Tools
1. Shape Tool : Melakukan proses editing node pada shape (komponen garis dari obyek).
2. Smudge Tool : Menggosok obyek sehingga merubah bentuk obyek yang digosok tersebut.
3. Roughen Tool : Memberikan efek distorsi pada obyek.
4. Transform Tool : Merotasi, membesarkan, mengecilkan, skewing image secara bebas.
Crop Tools
- Crop Tool : Digunakan untuk menghapus objek diluar seleksi.
- Knife Tool : Pisau yang berfungsi untuk memotong obyek. Cara kerjanya persis sepertimenggunakan pisau biasa.
- Eraser Tool : Menghapus bagian tertentu dari obyek.
- Virtual Segment delete tool : Menghapus segmen secara virtual
Zoom Tools
- Zoom Tool : Membesarkan atau mengecilkan tampilan area kerja di monitor.
- Hand Tool : Menggeser area kerja ke posisi tertentu.
0 Comments