|
KURIKULUM 2013
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK)
|
TEKNOLOGI &
REKAYASA
TEKNIK ELEKTRONIKA
KOMPETENSI
KEAHLIAN TEKNIK ELEKTRONIKA INDUSTRI
SILABUS MATA PELAJARAN SISTIM PENGENDALI ELEKTRONIKA
KELAS XI
SMK YPT 1 PURBALINGGA
TAHUN PELAJARAN 2018/ 2019
SILABUS
MATA PELAJARAN
SISTIM PENGENDALI ELEKTRONIKA
TAHUN
PELAJARAN 2018/ 2019
Satuan Pendidikan : SMK
YPT 1 Purbalingga
Kelas / Semester : XI/ 3-4
Kompetensi
Keahlian : Teknik Elektronika Industri
Mata
Pelajaran : Sistim Pengendali Elektronika
Durasi
Pembelajaran : 252 x 45 menit
Deskripsi KI
|
KI-1.
|
Menghayati
dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
|
|
KI-2.
|
Menghayati dan Mengamalkan perilaku jujur, disiplin,
tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun,
responsif dan proaktif dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas
berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan
sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam
pergaulan dunia.
|
|
KI-3.
|
Memahami, menerapkan,menganalisis, dan mengevaluasitentang pengetahuan
faktual, konseptual, operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan
lingkup kerja Teknik Elektronika Industri pada tingkat teknis, spesifik,detil, dan
kompleks, berkenaan dengan ilmu pengetahuan,teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam
konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga,sekolah, dunia
kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan internasional.
|
|
KI-4.
|
Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat,
informasi, dan prosedur kerja yang lazim dilakukan serta memecahkan
masalah sesuai dengan bidang kerja Teknik Elektronika Industri menampilkan kinerja di
bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai dengan standar kompetensi kerja.
Menunjukkan keterampilan
menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif,
kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak
terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah
pengawasan langsung. Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan,
meniru,membiasakan, gerak mahir,menjadikan gerak alami dalam ranah konkret
terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu
melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.
|
.
Kompetensi Dasar
|
Indikator
Pencapaian Kompetensi
|
Materi Pembelajaran
|
Kegiatan
Pembelajaran
|
Penilaian
|
Alokasi Waktu
|
Sumber Belajar
|
|
3.1. Menerapkan Lingkup Teknik
kontrol berdasakan gambar
blok diagram
4.1. Membuat gambar blok diagram
teknik kontrol terbuka (open
loop) dan kontrol tertutup (close
loop).
|
3.1.1. Menjelaskan
pengertian dan macam-macam OP AMP
3.1.2. Menjelaskan
fungsi OP AMP sebagai penguat linier (penguat inverting, non inverting,
buffer, adder, subtractor, diferensiator, integrator) dan non linier
(pembangkit gelombang kotak, segi tiga, dan sinus)
3.1.3. Menjelaskan teknik
kontrol open loop dengan gambar
blok diagram
3.1.4. Menjelaskan
kontrol close loop dengan gambar
blok diagram
4.1.1. Menggunakan berbagai macam IC OP AMP
4.1.2.
Mempraktikkan fungsi OP AMP sebagai penguat linier (penguat inverting, non inverting, buffer, adder, subtractor, diferensiator, integrator)
dan non linier (pembangkit gelombang kotak, segi tiga, dan sinus)
4.1.3. Merancang
kontrol open loop dengan gambar
blok diagram
4.1.4. Merancang
kontrol close loop dengan gambar
blok diagram
|
Rangkaian OP
AMP sebagai penguat linier (penguat inverting, non inverting, buffer, adder, subtractor, diferensiator, integrator)
dan non linier (pembangkit gelombang kotak, segi tiga, dan sinus)
Sistim
kontrol open loop dan close loop
|
Mengamati
Tayangan /gambar tentang OP AMP, fungsinya, dan penerapnnya serta blok
diagram yang berkaitan dengan Sistim kontrol open loop dan close loop
Menanya
Mengajukan pertanyaan terkait tayangan/gambar atau teks pembelajaran OP AMP,
fungsinya, dan penerapnnya serta blok diagram yang berkaitan dengan Sistim kontrol open
loop dan close loop
Mengeksplorasi
· Mengeksplorasi mengenai rangkaian OP AMP
· Mengeksplorasi fungsi OP AMP sebagai
penguat linier (penguat inverting, non inverting, buffer, adder, subtractor,
diferensiator, integrator) dan non linier (pembangkit gelombang kotak,
segi tiga, dan sinus)
· Mengeksplorasi Sistim kontrol open loop dan close loop
Mengasosiasi
· Menyimpulkan beberapa
poin penting dalam rangkaian
OP AMP
· Menyimpulkan
berbagai fungsi OP AMP sebagai penguat linier (penguat inverting, non inverting, buffer, adder, subtractor, diferensiator, integrator)
dan non linier (pembangkit gelombang kotak, segi tiga, dan sinus)
· Menyimpulkan sistim
kontrol open loop dan close loop
Mengkomunikasikan
· Menyampaikan hasil kesimpulan dalam bentuk gambar atau
teks yang dapat difahami dari pembelajaran Sistem pengendali elektronik
|
Tugas
Menyelesaikan masalah tentang OP AMP, fungsinya, dan penerapnnya
serta blok diagram yang berkaitan dengan Sistim
kontrol open loop dan close loop
Observasi
Mengamati kegiatan/aktivitas
siswa secara individu dan dalam diskusi dengan checklist lembar pengamatan atau dalam bentuk lain
Portofolio
Membuat Laporan hasil
praktik dalam bentuk tulisan dan gambar
Tes
Pilihan Ganda, Essay
|
7 JP
|
Vandemekum Elektronika, Wasito
Prinsip-Prinsip Elektronika, Malvino
Kontrol
PID Untuk Proses Industri
Beragam
Struktur dan Metode Tuning PID praktis
(Iwan
Setiawan/ e-book)
|
|
3.2. Menerapkan operational
amplifier (op-amp) sebagai
pengatur P (proportion).
4.2. Membuat rangkaian pengatur
model P (proporsi), dengan
menggunakan penguat
operasional (operational
amplifier)
|
3.2.1.
Menjelaskan pengertian pengatur P (proportion)
3.2.2. Menentukan operational
amplifier (op-amp) sebagai
pengatur P (proportion).
4.2.1.
Membangun pengatur P (proporsi)
4.2.2. Membuat rangkaian pengatur model P (proporsi), dengan menggunakan
penguat
operasional (operational
amplifier)
|
Pengatur
model P (proportion) dengan IC OP AMP (741, 4558, LM324, TL 084 atau yang
lainnya)
|
Mengamati
Tayangan /gambar tentang komponen dan diagram blok serta
rangkaian pengatur model P (proportion)
Menanya
Mengajukan pertanyaan terkait tayangan/gambar atau teks pembelajaran
tentang komponen dan diagram blok serta rangkaian pengatur model P
(proportion)
Mengeksplorasi
· Mengeksplorasi pendahuluan pembuatan pengatur model
P (proportion)
· Mengeksplorasi pengatur model P (proportion) tentang
skema rangkaian, komponen yang diperlukan, serta perhitungan penguatannya.
Mengasosiasi
· Menyimpulkan
beberapa poin penting dalam komponen dan diagram blok serta
rangkaian pengatur model P (proportion)
· Menyimpulkan pengatur model
P (proportion) tentang skema rangkaian, komponen yang diperlukan, serta
perhitungan penguatannya.
Mengkomunikasikan
· Menyampaikan hasil kesimpulan dalam bentuk gambar atau
teks yang dapat difahami dari pembelajaran sistim pengendali elektronik
|
Tugas
Menyelesaikan masalah tentang komponen dan diagram blok serta
rangkaian pengatur model P (proportion)
Observasi
Mengamati kegiatan/aktivitas
siswa secara individu dan dalam diskusi dengan checklist lembar pengamatan atau dalam bentuk lain
Portofolio
Membuat Laporan dalam bentuk tulisan dan gambar
Tes
Pilihan Ganda, Essay
|
7 JP
|
Vandemekum Elektronika, Wasito
Prinsip-Prinsip Elektronika,
Malvino
Kontrol
PID Untuk Proses Industri
Beragam
Struktur dan Metode Tuning PID praktis
(Iwan
Setiawan/ e-book)
|
|
3.3. Menerapkan operational
amplifier (op-amp) sebagai
pengatur I (Integration).
4.3.
Membuat rangkaian pengatur
model I (Integration), dengan
menggunakan penguat
operasional (operational
amplifier)
|
3.3.1.
Menjelaskan pengertian pengatur I (Integration)
3.3.2. Menerapkan operational
amplifier (op-amp) sebagai
pengatur D (Differensial)
4.3.1.
Membangun pengatur I
4.3.2. Membuat rangkaian pengatur model I (Integration), dengan menggunakan
penguat
operasional (operational
amplifier)
|
Pengatur
model I (Integration) dengan IC OP AMP (741, 4558, LM324, TL 084 atau yang
lainnya)
|
Mengamati
Tayangan /gambar tentang komponen dan diagram blok serta
rangkaian pengatur model I (Integration)
Menanya
Mengajukan pertanyaan terkait tayangan/gambar atau teks pembelajaran
tentang komponen dan diagram blok serta rangkaian pengatur model I
(Integration)
Mengeksplorasi
· Mengeksplorasi pendahuluan pembuatan pengatur model
I (Integration)
· Mengeksplorasi pengatur model I (Integration) tentang
skema rangkaian, komponen yang diperlukan, serta perhitungan penguatannya.
Mengasosiasi
· Menyimpulkan
beberapa poin penting dalam komponen dan diagram blok serta
rangkaian pengatur model I (Integration)
· Menyimpulkan pengatur model
I (Integration)tentang skema rangkaian, komponen yang diperlukan, serta
perhitungan penguatannya.
Mengkomunikasikan
· Menyampaikan hasil kesimpulan dalam bentuk gambar atau
teks yang dapat difahami dari pembelajaran sistim pengendali elektronik
|
Tugas
Menyelesaikan masalah tentang komponen dan diagram blok serta
rangkaian pengatur I (Integration)
Observasi
Mengamati kegiatan/aktivitas
siswa secara individu dan dalam diskusi dengan checklist lembar pengamatan atau dalam bentuk lain
Portofolio
Membuat Laporan dalam bentuk tulisan dan gambar
Tes
Pilihan Ganda, Essay
|
7 JP
|
Vandemekum Elektronika, Wasito
Prinsip-Prinsip Elektronika,
Malvino
Kontrol
PID Untuk Proses Industri
Beragam
Struktur dan Metode Tuning PID praktis
(Iwan
Setiawan/ e-book)
|
|
3.4. Menerapkan operational
amplifier (op-amp) sebagai
pengatur D (Differensial)
4.4. Membuat rangkaian pengatur
model D (Defferential), dengan
menggunakan penguat
operasional (operational
amplifier)
|
3.4.1.
Menjelaskan pengertian pengatur D (Differensial)
3.4.2. Menerapkan operational
amplifier (op-amp) sebagai
pengatur D (Differensial)
4.4.1. Mermbangun pengatur D (Differensial)
4.4.2. Membuat rangkaian pengatur model D (Differensial), dengan
menggunakan penguat
operasional (operational
amplifier)
|
Pengatur
model D (Differensial) dengan IC OP AMP
(741, 4558, LM324, TL 084 atau yang lainnya)
|
Mengamati
Tayangan /gambar tentang komponen dan diagram blok serta
rangkaian pengatur model D (Differensial)
Menanya
Mengajukan pertanyaan terkait tayangan/gambar atau teks pembelajaran
tentang komponen dan diagram blok serta rangkaian pengatur model D (Differensial)
Mengeksplorasi
· Mengeksplorasi pendahuluan pembuatan pengatur model
D (Differensial)
· Mengeksplorasi pengatur model D (Differensial) tentang skema rangkaian, komponen yang
diperlukan, serta perhitungan penguatannya.
Mengasosiasi
· Menyimpulkan
beberapa poin penting dalam komponen dan diagram blok serta
rangkaian pengatur model D (Differensial)
· Menyimpulkan pengatur model
D (Differensial) tentang skema rangkaian,
komponen yang diperlukan, serta perhitungan penguatannya.
Mengkomunikasikan
· Menyampaikan hasil kesimpulan dalam bentuk gambar atau
teks yang dapat difahami dari pembelajaran sistim pengendali elektronik
|
Tugas
Menyelesaikan masalah tentang komponen dan diagram blok serta
rangkaian pengatur D (Differensial)
Observasi
Mengamati kegiatan/aktivitas
siswa secara individu dan dalam diskusi dengan checklist lembar pengamatan atau dalam bentuk lain
Portofolio
Membuat Laporan dalam bentuk tulisan dan gambar
Tes
Pilihan Ganda, Essay
|
7 JP
|
Vandemekum Elektronika, Wasito
Prinsip-Prinsip Elektronika,
Malvino
Kontrol
PID Untuk Proses Industri
Beragam
Struktur dan Metode Tuning PID praktis
(Iwan
Setiawan/ e-book)
|
|
3.5. Menerapkan operational
amplifier (op-amp) sebagai
pengatur PI (Proportional
Integration)
4.5. Membuat rangkaian kontrol
dengan komponen elektro
mekanikal/relay
|
3.5.1. Menjelaskan pengertian pengatur PI (Proportional
Integration)
3.5.2. Menerapkan operational
amplifier (op-amp) sebagai
pengatur PI (Proportional
Integration)
4.5.1. Membangun pengatur PI (Proportional
Integration)
4.5.2. Membuat rangkaian pengatur model PI (Proportional
Integration)
, dengan menggunakan penguat
operasional (operational
amplifier)
|
Pengatur
model PI (Proportional
Integration)
dengan
IC OP AMP (741, 4558, LM324, TL 084 atau yang lainnya)
|
Mengamati
Tayangan /gambar tentang
komponen dan diagram blok serta rangkaian pengatur model PI (Proportional
Integration)
Menanya
Mengajukan pertanyaan terkait
tayangan/gambar atau teks pembelajaran tentang komponen dan diagram blok serta
rangkaian pengatur model PI (Proportional
Integration)
Mengeksplorasi
Mengeksplorasi pendahuluan
pembuatan pengatur
model PI (Proportional Integration)
· Mengeksplorasi pengatur model PI (Proportional Integration) tentang skema rangkaian, komponen
yang diperlukan, serta perhitungan penguatannya.
Mengasosiasi
· Menyimpulkan
beberapa poin penting dalam komponen dan diagram blok serta
rangkaian pengatur model PI (Proportional
Integration)
· Menyimpulkan pengatur model
PI (Proportional Integration) tentang skema
rangkaian, komponen yang diperlukan, serta perhitungan penguatannya.
Mengkomunikasikan
· Menyampaikan hasil kesimpulan dalam bentuk gambar atau
teks yang dapat difahami dari pembelajaran sistim pengendali elektronik
|
Tugas
Menyelesaikan
masalah tentang komponen dan diagram blok serta
rangkaian pengatur PI (Proportional
Integration)
Observasi
Mengamati kegiatan/aktivitas
siswa secara individu dan dalam diskusi dengan checklist lembar pengamatan atau dalam bentuk lain
Portofolio
Membuat Laporan dalam bentuk tulisan dan gambar
Tes
Pilihan Ganda, Essay
|
14 JP
|
Vandemekum Elektronika, Wasito
Prinsip-Prinsip Elektronika,
Malvino
Kontrol
PID Untuk Proses Industri
Beragam
Struktur dan Metode Tuning PID praktis
(Iwan
Setiawan/ e-book)
|
|
3.6. Menerapkan operational
amplifier (op-amp) sebagai
pengatur P D
(Proportional
Deferential)
4.6. Membuat rangkaian pengatur
model P D (Proportion
Defferential), dengan
menggunakan penguat
operasional (operational
amplifier)
|
3.6.1. Menjelaskan pengertian pengatur P D (Proportional
Deferential)
3.6.2. Menerapkan operational
amplifier (op-amp) sebagai
pengatur P D
(Proportional
Deferential)
4.6.1. Membangun pengatur P D (Proportional
Deferential)
4.6.2. Membuat rangkaian pengatur model P D (Proportional
Deferential)
, dengan menggunakan penguat
operasional (operational
amplifier)
|
Pengatur
model P D (Proportional
Deferential)
dengan
IC OP AMP (741, 4558, LM324, TL 084 atau yang lainnya)
|
Mengamati
Tayangan /gambar tentang
komponen dan diagram blok serta rangkaian pengatur model P D (Proportional
Deferential)
Menanya
Mengajukan pertanyaan terkait
tayangan/gambar atau teks pembelajaran tentang komponen dan diagram blok serta
rangkaian pengatur model P D (Proportional
Deferential)
Mengeksplorasi
Mengeksplorasi pendahuluan
pembuatan pengatur
model P D (Proportional Deferential)
· Mengeksplorasi pengatur model PD (Proportional Deferential) tentang skema rangkaian, komponen
yang diperlukan, serta perhitungan penguatannya.
Mengasosiasi
· Menyimpulkan
beberapa poin penting dalam komponen dan diagram blok serta
rangkaian pengatur model PD (Proportional
Deferential)
· Menyimpulkan pengatur model
PD (Proportional Deferential) tentang skema
rangkaian, komponen yang diperlukan, serta perhitungan penguatannya.
Mengkomunikasikan
· Menyampaikan hasil kesimpulan dalam bentuk gambar atau
teks yang dapat difahami dari pembelajaran sisti pengendali elektronik
|
Tugas
Menyelesaikan
masalah tentang komponen dan diagram blok serta
rangkaian pengatur P D (Proportional
Deferential)
Observasi
Mengamati kegiatan/aktivitas
siswa secara individu dan dalam diskusi dengan checklist lembar pengamatan atau dalam bentuk lain
Portofolio
Membuat Laporan dalam bentuk tulisan dan gambar
Tes
Pilihan Ganda, Essay
|
14 JP
|
Vandemekum Elektronika, Wasito
Prinsip-Prinsip Elektronika,
Malvino
Kontrol
PID Untuk Proses Industri
Beragam
Struktur dan Metode Tuning PID praktis
(Iwan
Setiawan/ e-book)
|
|
3.7. Menerapkan operational
amplifier (op-amp) sebagai
pengatur PID
(Proportional
Integration Deferential)
4.7. Membuat rangkaian pengatur
model P ID (Proportion
Integration, Defferential),
dengan menggunakan penguat
operasional (operational
amplifier)
|
3.7.1. Menjelaskan pengertian pengatur PID (Proportional
Integration Deferential)
3.7.2. Menerapkan operational
amplifier (op-amp) sebagai
pengatur PID (Proportional
Integration Deferential)
4.7.1. Menggunakan pengatur PID (Proportional
Integration Deferential)
4.7.2. Membuat rangkaian pengatur model PID (Proportional
Integration Deferential), dengan menggunakan penguat
operasional (operational
amplifier)
|
Pengatur
model PID (Proportional
Integration Deferential)
dengan
IC OP AMP (741, 4558, LM324, TL 084 atau yang lainnya)
|
Mengamati
Tayangan /gambar tentang
komponen dan diagram blok serta rangkaian pengatur model PID (Proportional
Integration Deferential)
Menanya
Mengajukan pertanyaan terkait
tayangan/gambar atau teks pembelajaran tentang komponen dan diagram blok serta
rangkaian pengatur model PID (Proportional
Integration Deferential)
Mengeksplorasi
Mengeksplorasi pendahuluan
pembuatan pengatur
model PID (Proportional
Integration Deferential)
· Mengeksplorasi pengatur model PID (Proportional Integration Deferential) tentang skema
rangkaian, komponen yang diperlukan, serta perhitungan penguatannya.
Mengasosiasi
· Menyimpulkan
beberapa poin penting dalam komponen dan diagram blok serta
rangkaian pengatur model PID (Proportional
Integration Deferential)
· Menyimpulkan pengatur model
PID (Proportional Integration Deferential) tentang
skema rangkaian, komponen yang diperlukan, serta perhitungan penguatannya.
Mengkomunikasikan
· Menyampaikan hasil kesimpulan dalam bentuk gambar atau
teks yang dapat difahami dari pembelajaran sistim pengendali elektronik
|
Tugas
Menyelesaikan
masalah tentang komponen dan diagram blok serta
rangkaian pengatur PID (Proportional Integration Deferential)
Observasi
Mengamati kegiatan/aktivitas
siswa secara individu dan dalam diskusi dengan checklist lembar pengamatan atau dalam bentuk lain
Portofolio
Membuat Laporan dalam bentuk tulisan dan gambar
Tes
Pilihan Ganda, Essay
|
21 JP
|
Vandemekum Elektronika, Wasito
Prinsip-Prinsip Elektronika,
Malvino
Kontrol
PID Untuk Proses Industri
Beragam
Struktur dan Metode Tuning PID praktis
(Iwan
Setiawan/ e-book)
|
|
3.8. Menerapkan operational
amplifier (op-amp) sebagai
pengontrol suhu.
4.8. Membuat rangkaian pengontrol
suhu dengan menggunakan
penguat operasional (operational
amplifier)
|
3.8.1. Menerapkan sensor suhu LM 35
3.8.2. Menerapkan operational
amplifier (op-amp) sebagai
pengontrol suhu
4.8.1. Menggunakan
rangkaian LM 35 sebagai sensor suhu
4.8.2. Membuat rangkaian pengontrol
suhu dengan menggunakan
penguat operasional (operational
amplifier)
|
Karakteristik
sensor suhu LM35
Rangkaian pengontrol suhu dengan IC OP AMP (741, 4558, LM324,
TL 084 atau yang lainnya)
|
Mengamati
Tayangan /gambar tentang
komponen dan diagram blok serta rangkaian pengontrol
suhu dengan menggunakan
penguat operasional (operational
amplifier)
Menanya
Mengajukan pertanyaan terkait
tayangan/gambar atau teks pembelajaran tentang komponen dan diagram blok serta
rangkaian pengontrol
suhu dengan menggunakan
penguat operasional (operational
amplifier)
Mengeksplorasi
Mengeksplorasi pendahuluan
pembuatan pengontrol
suhu dengan menggunakan
penguat operasional (operational
amplifier)
· Mengeksplorasi
karakteristik LM35 sebagai sensor suhu
· Mengeksplorasi pengontrol suhu dengan menggunakan penguat operasional amplifier tentang skema
rangkaian, komponen yang diperlukan, serta perhitungan penguatannya.
Mengasosiasi
· Menyimpulkan
beberapa poin penting mengenai sensor suhu LM 35
· Menyimpulkan pengontrol
suhu dengan menggunakan penguat
operasional amplifier
Mengkomunikasikan
· Menyampaikan hasil kesimpulan dalam bentuk gambar atau
teks yang dapat difahami dari pembelajaran sistim pengendali elektronik
|
Tugas
Menyelesaikan
masalah tentang komponen dan diagram blok serta
rangkaian operational
amplifier (op-amp) sebagai
pengontrol suhu.
Observasi
Mengamati kegiatan/aktivitas
siswa secara individu dan dalam diskusi dengan checklist lembar pengamatan atau dalam bentuk lain
Portofolio
Membuat Laporan dalam bentuk tulisan dan gambar
Tes
Pilihan Ganda, Essay
|
21 JP
|
Vandemekum Elektronika, Wasito
Prinsip-Prinsip Elektronika,
Malvino
Kontrol
PID Untuk Proses Industri
Beragam
Struktur dan Metode Tuning PID praktis
(Iwan
Setiawan/ e-book)
|
|
3.9. Menerapkan operational
amplifier (op-amp) sebagai
pengatur kecepatan
putaran
motor dc
4.9. Membuat rangkaian pengatur
kecepatan putaran motor dc
dengan menggunakan penguat
operasional (operational
amplifier)
|
3.9.1. Menjelaskan karakteristik motor DC
3.8.2. Menerapkan driver motor DC
3.8.3. Menerapkan operational
amplifier (op-amp) sebagai
pengatur kecepatan
putaran
motor dc
4.9.1. Merangkai motor DC sesuai dengan karakteristiknya
4.9.2. Membuat rangkaian driver motor DC (Relay, transistor
H-Bridge, atau IC)
4.9.3. Membuat rangkaian pengatur
kecepatan putaran motor dc
dengan menggunakan penguat
operasional (operational
amplifier)
|
Karakteristik
motor DC
Rangkaian driver motor DC
Rangkaian pengatur
kecepatan putaran motor DC dengan IC OP AMP (741, 4558, LM324, TL 084
atau yang lainnya)
|
Mengamati
Tayangan /gambar tentang
komponen dan diagram blok serta rangkaian operational
amplifier (op-amp) sebagai
pengatur kecepatan
putaran
motor dc
Menanya
Mengajukan pertanyaan terkait
tayangan/gambar atau teks pembelajaran tentang komponen dan diagram blok serta
rangkaian operational amplifier (op-amp) sebagai pengatur kecepatan putaran motor dc
Mengeksplorasi
Mengeksplorasi pendahuluan
pembuatan dan diagram blok serta rangkaian operational
amplifier (op-amp) sebagai
pengatur kecepatan
putaran
motor dc
· Mengeksplorasi
karakteristik motor DC
· Mengeksplorasi
karakteristik driver motor DC
· Mengeksplorasi rangkaian pengatur kecepatan putaran motor dc dengan menggunakan
penguat operasional (operational amplifier)
Mengasosiasi
· Menyimpulkan
beberapa poin penting mengenai motor DC beserta drivernya
· Menyimpulkan pengatur
kecepatan putaran motor dc dengan menggunakan penguat operasional
(operational amplifier)
Mengkomunikasikan
· Menyampaikan hasil kesimpulan dalam bentuk gambar atau
teks yang dapat difahami dari pembelajaran sisti pengendali elektronik
|
Tugas
Menyelesaikan
masalah tentang komponen dan diagram blok serta
rangkaian operational
amplifier (op-amp) sebagai
pengatur kecepatan
putaran
motor dc
Observasi
Mengamati kegiatan/aktivitas
siswa secara individu dan dalam diskusi dengan checklist lembar pengamatan atau dalam bentuk lain
Portofolio
Membuat Laporan dalam bentuk tulisan dan gambar
Tes
Pilihan Ganda, Essay
|
21 JP
|
Vandemekum Elektronika, Wasito
Prinsip-Prinsip Elektronika,
Malvino
Kontrol
PID Untuk Proses Industri
Beragam
Struktur dan Metode Tuning PID praktis
(Iwan
Setiawan/ e-book)
|
|
3.10. Menerapkan operational
amplifier (op-amp) pada
rangkaian proteksi beban
lebih (over load protection)
4.10. Membuat rangkaian proteksi
beban lebih (over load
protection) dengan
menggunakan penguat
operasional (operational
amplifier)
|
3.10.1. Menerapkan sistim proteksi untuk rangkaian elektronika
3.10.2. Menerapkan operational
amplifier (op-amp) pada
rangkaian proteksi beban
lebih (over load protection)
4.10.1. Merangkai sistim proteksi untuk rangkaian elektronika
4.10.2. Membuat rangkaian proteksi
beban lebih (over load
protection) dengan
menggunakan penguat
operasional (operational
amplifier)
|
Sistim
proteksi untuk rangkaian elektronika
Rangkaian
proteksi dengan dioda, transistor, SCR maupun dengan IC OP AMP (741, 4558, LM324,
TL 084 atau yang lainnya)
|
Mengamati
Tayangan /gambar tentang
komponen dan diagram blok serta rangkaian operational
amplifier (op-amp) sebagai
rangkaian proteksi beban
lebih (over load protection)
Menanya
Mengajukan pertanyaan terkait
tayangan/gambar atau teks pembelajaran tentang komponen dan diagram blok serta
rangkaian operational
amplifier (op-amp) sebagai
rangkaian proteksi beban
lebih (over load
protection)
Mengeksplorasi
Mengeksplorasi pendahuluan
pembuatan dan diagram blok serta rangkaian operational
amplifier (op-amp) sebagai
rangkaian proteksi beban lebih (over load protection) dengan
menggunakan penguat operasional (operational amplifier)
· Mengeksplorasi
proteksi beban lebih dengan dioda, transistor atau SCR
·
Mengeksplorasi rangkaian proteksi
beban lebih (over load
protection) dengan menggunakan penguat operasional (operational
amplifier)
Mengasosiasi
· Menyimpulkan
beberapa poin penting mengenai proteksi beban
lebih dengan dioda, transistor atau SCR
·
Menyimpulkan rangkaian proteksi beban
lebih (over load
protection) dengan menggunakan penguat operasional (operational amplifier)
Mengkomunikasikan
· Menyampaikan hasil kesimpulan dalam bentuk gambar atau
teks yang dapat difahami dari pembelajaran sistim pengendali elektronik
|
Tugas
Menyelesaikan
masalah tentang komponen dan diagram blok serta
rangkaian operational
amplifier (op-amp) pada
rangkaian proteksi beban
lebih (over load
protection)
Observasi
Mengamati kegiatan/aktivitas
siswa secara individu dan dalam diskusi dengan checklist lembar pengamatan atau dalam bentuk lain
Portofolio
Membuat Laporan dalam bentuk tulisan dan gambar
Tes
Pilihan Ganda, Essay
|
21 JP
|
Vandemekum Elektronika, Wasito
Prinsip-Prinsip Elektronika,
Malvino
Kontrol
PID Untuk Proses Industri
Beragam
Struktur dan Metode Tuning PID praktis
(Iwan
Setiawan/ e-book)
|
|
3.11. Menerapkan operational
amplifier (op-amp) sebagai
pembangkit gelombang.
4.11. Membuat rangkaian pembangkit
gelombang kotak , segitiga dan
sinus dengan menggunakan
penguat operasional (operational
amplifier)
|
3.11.1. Menerapkan OP AMP sebagai fungsi tak linier
3.11.2. Menerapkan operational
amplifier (op-amp) sebagai
pembangkit gelombang (kotak, segitiga, sinus)
4.11.1. Merangkai OP AMP sebagai
fungsi tak linier
4.11.2. Membuat rangkaian pembangkit
gelombang kotak , segitiga dan
sinus dengan menggunakan
penguat operasional (operational
amplifier)
|
OP
AMP sebagai fungsi tak linier
OP
AMP sebagai osilator/ pembangkit gelombang kotak ,
segitiga dan
sinus dengan menggunakan
penguat operasional (operational
amplifier)
|
Mengamati
Tayangan /gambar tentang
komponen dan diagram blok serta rangkaian operational
amplifier (op-amp) sebagai
pembangkit berbagai macam bentuk gelombang (kotak, segitiga,
sinus)
Menanya
Mengajukan pertanyaan terkait
tayangan/gambar atau teks pembelajaran tentang komponen dan diagram blok serta
rangkaian operational
amplifier (op-amp) sebagai
pembangkit berbagai
macam bentuk gelombang (kotak, segitiga, sinus)
Mengeksplorasi
Mengeksplorasi pendahuluan
pembuatan dan diagram blok serta rangkaian operational
amplifier (op-amp) sebagai
pembangkit berbagai macam bentuk gelombang (kotak, segitiga,
sinus)
· Mengeksplorasi
OP AMP sebagai pembentuk gelombang kotak
· Mengeksplorasi
OP AMP sebagai pembentuk gelombang segitiga
· Mengeksplorasi
OP AMP sebagai pembentuk gelombang sinus
Mengasosiasi
· Menyimpulkan
beberapa poin penting mengenai OP AMP sebagai
pembentuk gelombang kotak
· Menyimpulkan
beberapa poin penting mengenai OP AMP sebagai pembentuk
gelombang segitiga
· Menyimpulkan
beberapa poin penting mengenai OP AMP sebagai
pembentuk gelombang sinus
Mengkomunikasikan
· Menyampaikan hasil kesimpulan dalam bentuk gambar atau
teks yang dapat difahami dari pembelajaran sistim pengendali elektronik
|
Tugas
Menyelesaikan
masalah tentang komponen dan diagram blok serta
rangkaian operational
amplifier (op-amp) sebagai
pembangkit
gelombang
Observasi
Mengamati kegiatan/aktivitas
siswa secara individu dan dalam diskusi dengan checklist lembar pengamatan atau dalam bentuk lain
Portofolio
Membuat Laporan dalam bentuk tulisan dan gambar
Tes
Pilihan Ganda, Essay
|
14 JP
|
Vandemekum Elektronika, Wasito
Prinsip-Prinsip Elektronika,
Malvino
Kontrol
PID Untuk Proses Industri
Beragam
Struktur dan Metode Tuning PID praktis
(Iwan
Setiawan/ e-book)
|
|
3.12. Menerapkan operational
amplifier (op-amp) sebagai
pembangkit pulsa witdh
modulation (PWM).
4.12. Membuat rangkaian pembangkit
gelombang pulsa witdh
mudolation dengan
menggunakan penguat
operasional (operational
amplifier)
|
3.12.1. Menerapkan OP AMP sebagai fungsi tak linier
3.12.2. Menerapkan operational
amplifier (op-amp) sebagai
pembangkit pulsa witdh
modulation (PWM)
4.12.1. Merangkai OP AMP sebagai
fungsi tak linier
4.12.2. Membuat rangkaian pembangkit
gelombang pulsa witdh
mudolation dengan
menggunakan penguat
operasional (operational
amplifier)
|
OP
AMP sebagai fungsi tak linier
OP
AMP sebagai osilator/ pembangkit gelombang pulsa
witdh
modulation (PWM)
|
Mengamati
Tayangan /gambar tentang
komponen dan diagram blok serta rangkaian operational
amplifier (op-amp) sebagai
pembangkit
gelombang pulsa witdh modulation (PWM)
Menanya
Mengajukan pertanyaan terkait
tayangan/gambar atau teks pembelajaran tentang komponen dan diagram blok serta
rangkaian operational
amplifier (op-amp) sebagai
pembangkit
gelombang pulsa witdh
modulation (PWM)
Mengeksplorasi
Mengeksplorasi pendahuluan
pembuatan dan diagram blok serta rangkaian operational
amplifier (op-amp) sebagai
pembangkit
gelombang pulsa witdh
modulation (PWM)
· Mengeksplorasi OP AMP sebagai pembangkit gelombang pulsa witdh modulation (PWM)
Mengasosiasi
· Mengeksplorasi OP AMP sebagai pembangkit gelombang pulsa witdh modulation (PWM)
Mengkomunikasikan
· Menyampaikan hasil kesimpulan dalam bentuk gambar atau
teks yang dapat difahami dari pembelajaran sistim pengendali elektronik
|
Tugas
Menyelesaikan
masalah tentang komponen dan diagram blok serta
rangkaian operational
amplifier (op-amp) sebagai
pembangkit pulsa witdh
modulation (PWM).
Observasi
Mengamati kegiatan/aktivitas
siswa secara individu dan dalam diskusi dengan checklist lembar pengamatan atau dalam bentuk lain
Portofolio
Membuat Laporan dalam bentuk tulisan dan gambar
Tes
Pilihan Ganda, Essay
|
14 JP
|
Vandemekum Elektronika, Wasito
Prinsip-Prinsip Elektronika,
Malvino
Kontrol
PID Untuk Proses Industri
Beragam
Struktur dan Metode Tuning PID praktis
(Iwan
Setiawan/ e-book)
|
|
3.13. Menerapkan operational
amplifier (op-amp) sebagai
pengatur kecepatan
putaran
motor ac.
4.13. Membuat rangkaian pembangkit
gelombang pulsa witdh
mudolation dengan
menggunakan penguat
operasional (operational
amplifier), untuk pengontrol
kecepatan motor ac.
|
3.13.1. Menjelaskan karakteristik motor AC
3.13.2. Menerapkan driver motor AC
3.13.3. Menerapkan operational
amplifier (op-amp) sebagai
pengatur kecepatan
putaran
motor ac
4.13.1. Merangkai motor AC sesuai dengan karakteristiknya
4.13.2. Membuat rangkaian driver motor AC
4.13.3. Membuat rangkaian pengatur
kecepatan putaran motor ac
dengan menggunakan penguat
operasional (operational
amplifier)
|
OP
AMP sebagai fungsi tak linier
OP
AMP sebagai osilator/ pembangkit gelombang pulsa
witdh
modulation (PWM) untuk pengontrol
kecepatan motor ac
|
Mengamati
Tayangan /gambar tentang
komponen dan diagram blok serta rangkaian operational
amplifier (op-amp) sebagai
pembangkit
gelombang pulsa witdh
modulation (PWM) untuk pengontrol
kecepatan motor ac
Menanya
Mengajukan pertanyaan terkait
tayangan/gambar atau teks pembelajaran tentang komponen dan diagram blok serta
rangkaian operational
amplifier (op-amp) sebagai
pembangkit
gelombang pulsa witdh
modulation (PWM) untuk pengontrol
kecepatan motor ac
Mengeksplorasi
Mengeksplorasi pendahuluan
pembuatan dan diagram blok serta rangkaian operational
amplifier (op-amp) sebagai
pengatur kecepatan
putaran
motor ac
· Mengeksplorasi
karakteristik motor AC
· Mengeksplorasi
karakteristik driver motor AC
· Mengeksplorasi rangkaian pengatur kecepatan putaran motor ac dengan menggunakan
penguat operasional (operational amplifier)
Mengasosiasi
· Menyimpulkan
beberapa poin penting mengenai motor AC beserta drivernya
· Menyimpulkan pengatur
kecepatan putaran motor ac dengan menggunakan penguat operasional
(operational amplifier)
Mengkomunikasikan
· Menyampaikan hasil kesimpulan dalam bentuk gambar atau
teks yang dapat difahami dari pembelajaran sistim pengendali elektronik
|
Tugas
Menyelesaikan
masalah tentang komponen dan diagram blok serta
rangkaian operational
amplifier (op-amp) sebagai pengatur kecepatan putaran motor ac
Observasi
Mengamati kegiatan/aktivitas
siswa secara individu dan dalam diskusi dengan checklist lembar pengamatan atau dalam bentuk lain
Portofolio
Membuat Laporan dalam bentuk tulisan dan gambar
Tes
Pilihan Ganda, Essay
|
14
|
Vandemekum Elektronika, Wasito
Prinsip-Prinsip Elektronika,
Malvino
Kontrol
PID Untuk Proses Industri
Beragam
Struktur dan Metode Tuning PID praktis
(Iwan
Setiawan/ e-book)
|
|
3.14. Memahami prinsip kerja konvertor A/D (Analog to
Digital) dan D/A (Digital to
Analog)
4.14. Menguji dan mengukur
kerja
rangkaian konvertor A/D
(Analog to Digital) dan D/A
(Digital to Analog)
|
3.14.1. Mencirikan perbedaan sinyal analog dan digital/ diskrit
3.14.2. Menerangkan prinsip kerja konvertor A/D dan D/A
4.14.1. Menentukan
perbedaan sinyal analog dan digital/ diskrit
4.14.2. Menguji dan mengukur
kerja
rangkaian konvertor A/D
(Analog to Digital) dan D/A
(Digital to Analog)
|
Konvertor
Analog to digital (A/D) dan digital to analog (D/A)
|
Mengamati
Tayangan /gambar tentang
komponen dan diagram blok serta rangkaian konvertor
A/D (Analog to Digital) dan D/A (Digital to
Analog)
Menanya
Mengajukan pertanyaan terkait
tayangan/gambar atau teks pembelajaran tentang konvertor A/D
(Analog to
Digital) dan D/A (Digital to
Analog)
Mengeksplorasi
Mengeksplorasi pendahuluan
pembuatan dan diagram blok serta rangkaian konvertor
A/D (Analog to Digital) dan D/A (Digital to
Analog)
· Mengeksplorasi perbedaan sinyal analog
dan digital/ diskrit
· mengeksplorasi
prinsip kerja konvertor A/D dan D/A
Mengasosiasi
· Menyimpulkan
beberapa poin penting perbedaan sinyal analog dan digital/
diskrit
· Menyimpulkan prinsip
kerja konvertor A/D dan D/A
Mengkomunikasikan
· Menyampaikan hasil kesimpulan dalam bentuk gambar atau
teks yang dapat difahami dari pembelajaran sistim pengendali elektronik
|
Tugas
Menyelesaikan
masalah tentang komponen dan diagram blok serta
rangkaian konvertor A/D (Analog to
Digital) dan D/A (Digital to
Analog)
Observasi
Mengamati kegiatan/aktivitas
siswa secara individu dan dalam diskusi dengan checklist lembar pengamatan atau dalam bentuk lain
Portofolio
Membuat Laporan dalam bentuk tulisan dan gambar
Tes
Pilihan Ganda, Essay
|
21 JP
|
Vandemekum Elektronika, Wasito
Prinsip-Prinsip Elektronika,
Malvino
Kontrol
PID Untuk Proses Industri
Beragam
Struktur dan Metode Tuning PID praktis
(Iwan
Setiawan/ e-book)
|
|
3.15. Menerapkan konvertor A/D
(Analog to Digital),dengan
jaringan resistor.
4.15. Membuat / merangkai
konvertor A/D (Analog to
Digital),dengan jaringan
resistor.
|
3.15.1 Menerangkan
prinsip kerja konvertor A/D dengan
resistor
3.15.2. Mencontohkan rangkaian konvertor A/D dengan jaringan
resistor
4.15.1. Menggunakan
konvertor A/D dengan resistor
4.15.2. Membuat / merangkai
konvertor A/D (Analog to
Digital),dengan jaringan
resistor.
|
Konvertor
Analog to digital (A/D) dengan jaringan resistor
|
Mengamati
Tayangan /gambar tentang
komponen dan diagram blok serta rangkaian konvertor
A/D (Analog to Digital) dengan resistor
Menanya
Mengajukan pertanyaan terkait
tayangan/gambar atau teks pembelajaran tentang konvertor A/D
(Analog to
Digital) dengan resistor
Mengeksplorasi
Mengeksplorasi pendahuluan
pembuatan dan diagram blok serta rangkaian konvertor
A/D (Analog to Digital) dengan resistor
· Mengeksplorasi rangkaian konvertor A/D
dengan jaringan resistor
· Mengeksplorasi
pembuatan rangkaian konvertor A/D dengan jaringan resistor
Mengasosiasi
Menyimpulkan
beberapa poin penting rangkaian konvertor A/D dengan
jaringan resistor
Mengkomunikasikan
· Menyampaikan hasil kesimpulan dalam bentuk gambar atau
teks yang dapat difahami dari pembelajaran sistim pengendali elektronik
|
Tugas
Menyelesaikan
masalah tentang komponen dan diagram blok serta
rangkaian konvertor A/D
(Analog to Digital),dengan
jaringan resistor.
Observasi
Mengamati kegiatan/aktivitas
siswa secara individu dan dalam diskusi dengan checklist lembar pengamatan atau dalam bentuk lain
Portofolio
Membuat Laporan dalam bentuk tulisan dan gambar
Tes
Pilihan Ganda, Essay
|
14 JP
|
Vandemekum Elektronika, Wasito
Prinsip-Prinsip Elektronika,
Malvino
Kontrol
PID Untuk Proses Industri
Beragam
Struktur dan Metode Tuning PID praktis
(Iwan
Setiawan/ e-book)
|
|
3.16. Menerapkan konvertor A/D
(Analog to Digital), dengan
Operational Amplifier (opamp)
4.16. Membuat / merangkai konvertor
A/D (Analog to Digital), dengan Operational Amplifier (op-amp)
|
3.16.1 Menerangkan
konvertor A/D
(Analog to Digital), dengan
Operational Amplifier (opamp)
3.16.2. Mencontohkan rangkaian konvertor A/D (Analog to
Digital), dengan
Operational Amplifier (opamp)
4.16.1. Menggunakan
konvertor A/D
(Analog to Digital) dengan
Operaational Amplifier (op-amp)
4.16.2. Membuat / merangkai
konvertor
A/D (Analog to Digital), dengan
Operational Amplifier (op-amp).
|
Konvertor
Analog to digital (A/D) dengan OP AMP
|
Mengamati
Tayangan /gambar tentang
komponen dan diagram blok serta rangkaian konvertor
A/D (Analog to Digital) dengan Operational Amplifier (opamp)
Menanya
Mengajukan pertanyaan terkait
tayangan/gambar atau teks pembelajaran tentang konvertor A/D
(Analog to
Digital) dengan Operational Amplifier (opamp)
Mengeksplorasi
Mengeksplorasi pendahuluan
pembuatan dan diagram blok serta rangkaian konvertor
A/D (Analog to Digital) dengan Operational Amplifier (opamp)
· Mengeksplorasi rangkaian konvertor A/D
dengan Operational Amplifier (opamp)
· Mengeksplorasi
pembuatan rangkaian konvertor A/D dengan Operational Amplifier (opamp)
Mengasosiasi
Menyimpulkan
beberapa poin penting rangkaian konvertor A/D dengan
Operational Amplifier (opamp)
Mengkomunikasikan
· Menyampaikan hasil kesimpulan dalam bentuk gambar atau
teks yang dapat difahami dari pembelajaran pengendali elektronik
|
Tugas
Menyelesaikan
masalah tentang komponen dan diagram blok serta
rangkaian konvertor A/D
(Analog to Digital), dengan
Operational Amplifier (opamp)
Observasi
Mengamati kegiatan/aktivitas
siswa secara individu dan dalam diskusi dengan checklist lembar pengamatan atau dalam bentuk lain
Portofolio
Membuat Laporan dalam bentuk tulisan dan gambar
Tes
Pilihan Ganda, Essay
|
21 JP
|
Vandemekum Elektronika, Wasito
Prinsip-Prinsip Elektronika,
Malvino
Kontrol
PID Untuk Proses Industri
Beragam
Struktur dan Metode Tuning PID praktis
(Iwan
Setiawan/ e-book)
|
|
3.17. Menerapkan Konvertor A/D
(Analog to Digital ) dengan
pencacah(counter) yang diumpan balikkan (feetback)
4.17. Membuat / merangkai Konvertor A/D (Analog to Digital)
dengan pencacah (counter) yang di umpan balikkan (feetback)
|
3.17.1 Menerangkan
konvertor A/D
(Analog to Digital), dengan
pencacah(counter) yang diumpan balikkan (feetback)
3.17.2. Mencontohkan rangkaian konvertor A/D (Analog to
Digital), pencacah(counter) yang diumpan balikkan (feetback)
4.17.1. Menggunakan
konvertor A/D
(Analog to Digital) dengan
dengan pencacah (counter) yang di umpan balikkan (feetback)
4.17.2. Membuat / merangkai
konvertor
A/D (Analog to Digital), dengan
pencacah (counter) yang di umpan balikkan (feetback)
|
Konvertor
Analog to digital (A/D) dengan pencacah (counter) yang
di umpan balikkan (feetback)
|
Mengamati
Tayangan /gambar tentang
komponen dan diagram blok serta rangkaian konvertor
A/D (Analog to Digital) dengan pencacah (counter) yang di umpan balikkan (feetback)
Menanya
Mengajukan pertanyaan terkait
tayangan/gambar atau teks pembelajaran tentang konvertor A/D
(Analog to
Digital) dengan pencacah (counter) yang di umpan balikkan (feetback)
Mengeksplorasi
Mengeksplorasi pendahuluan
pembuatan dan diagram blok serta rangkaian konvertor
A/D (Analog to Digital) dengan pencacah (counter) yang di umpan balikkan (feetback)
· Mengeksplorasi rangkaian konvertor A/D
dengan pencacah (counter) yang di umpan balikkan (feetback)
· Mengeksplorasi
pembuatan rangkaian konvertor A/D dengan pencacah (counter) yang di umpan
balikkan (feetback)
Mengasosiasi
Menyimpulkan beberapa
poin penting rangkaian konvertor A/D dengan pencacah (counter) yang di umpan
balikkan (feetback)
Mengkomunikasikan
· Menyampaikan hasil kesimpulan dalam bentuk gambar atau
teks yang dapat difahami dari pembelajaran pengendali elektronik
|
Tugas
Menyelesaikan
masalah tentang komponen dan diagram blok serta
rangkaian Konvertor A/D
(Analog to Digital ) dengan
pencacah(counter) yang diumpan balikkan (feetback)
Observasi
Mengamati kegiatan/aktivitas
siswa secara individu dan dalam diskusi dengan checklist lembar pengamatan atau dalam bentuk lain
Portofolio
Membuat Laporan dalam bentuk tulisan dan gambar
Tes
Pilihan Ganda, Essay
|
21 JP
|
Vandemekum Elektronika, Wasito
Prinsip-Prinsip Elektronika,
Malvino
Kontrol
PID Untuk Proses Industri
Beragam
Struktur dan Metode Tuning PID praktis
(Iwan
Setiawan/ e-book)
|
0 Comments